SURAT TERBUKA KAMI ”SUARA PERAWAT INDONESIA” UNTUK BAPAK GUBERNUR ZUMI ZOLA YANG TERHORMAT - SUARA PERAWAT

Header Ads

SURAT TERBUKA KAMI ”SUARA PERAWAT INDONESIA” UNTUK BAPAK GUBERNUR ZUMI ZOLA YANG TERHORMAT


Minggu 22 januari 2017 terus ramai perbincangan di media sosial mengenai bapak gubernur yang terhormat bapak Zumi Zola terkait sidaknya ke RSUD Raden Mataher Jambi, dan beredar pula vidio yang berdurasi kurang lebihnya 3 menit, banyak kontroversi dari para netizen dalam menanggapi vidio tersebut.

Terlepas dari semua kasus ini, biarlah profesi kami profesi tenaga kesehatan yang khususnya kami perawat indonesia menjadi sebuah ajang evaluasi, evaluasi kami di berbagai lini, semoga dari kejadian ini akan menjadi hikmah buat kami tenaga kesehatan khusunya kami perawat indonesia.


Dear bapak gubernur yang terhormat,
Dalam melakukan sidak dan mengevaluasi kami selaku tenaga kesehatan khusunya kami Perawat Indonesia, perlakukanlah kami sebagai profesi perlakukanlah kami sebagai manusia, kami masih mempunyai hati dan perasaan, kesalahan kami bukanlah kesalahan seperti maling bahkan koruptor yang benar-benar hina yang menyengsarakan rakyat.

Dalam melakukan evaluasi tidak harus dengan intonasi tinggi, pukul meja bahkan sampai menendang kursi dan tempat sampah, kami itu manusia pak bukan binatang yang harus di berikan shok therapi seperti itu. Bapak gubernur adalah adalah pemimpin kami. Selayaknya lah bapak harus memberi contoh untuk kami dan publik, bapak lah yang harus jadi panutan semestinya, marah berteriak lantang, mengamuk pukul meja bahkan menendang kursi untuk mengevaluasi bukanlah sikap yang patut untuk di contoh karena sama sekali tidak akan memecahkan masalah.

Dear bapak gubernur yang terhormat jangan sebuah ego tersebut menjadi pembenaran karena kekuasaan bapak. Entah apa tujuan bapak yang terhormat melakukan sidak dengan membawa sejumlah awak media, apakah itu sebuah pencitraan atau ada hal yang lain yang mendasari semua itu.
Hanya bapak Zumi Zola dan Tuhan yang tahu. Dan semua kejadian itu ada proses sebab akibatnya dan pertanggungjawabkanlah kelak di akhirat atas perbuatan bapak gubernur yang terhormat.

Atas kejadian ini bukan hanya tenaga kesehatan yang berada di rumah sakit tersebut yang terluka hatinya. tapi kami seluruh tenaga kesehatan indonesia khusunya kami perawat indonesia sangat terpukul dan terluka melihat perlakuan bapak kepada teman sejawat kami.

Salam SUPER,
SUARA PERAWAT INDONESIA

Apriyatno A, Handoko D dkk

#
SURAT DUKUNGAN UNTUK DPW PPNI JAMBI