Langsung ke konten utama

MENJADI NURSE ENTREPRENEURS (PERAWAT WIRAUSAHAWAN)

Saya mencermati teman-teman perawat di grup fb super (suara perawat) hari demi hari menunjukkan semakin banyak yang punya antusiasme untuk menjadi perawat wirausahawan (Nurse Entrepreneur).

Sebuah kata SALUT untuk sahabat super..! Antusiasmenya semua sangat luar biasa untuk menjadi perawat wirausahawan.

Saya jadinya membayangkan belasan tahun kebelakang (2003) ketika masa-masa kuliah keperawatan (S1Ners), dimana mata kuliah kewirausahaan ini salah satu yang ditawarkan ke mahasiswa semeter 6 berupa mata kuliah mulok (muatan lokal, bukan prasyarat) dan saya programkan, lalu dapat nilai A (maaf bukan menyombongkan diri, cuman sekedar menghibur diri sejenak mengenang masa lalu hehehe). Dan kalau tidak salah, juga ketika itu kampus saya termasuk pertama yang punya terobosan memasukkan mata kuliah wira usaha ini dalam kurikulum pendidikan keperawatan.
Dan kini terbukti bahwa mata kuliah kewirausahaan tersebut tidak berlalu sia-sia begitu saja, namun sangat berguna untuk menunjang mewujudkan perawat wirausahawan (nurse entrepreneur).

PERAWAT BISA MENJADI PENGUSAHA (WIRAUSAHAWAN) ?
*Sangat Bisa 

Perawat wirausahawan (Entrepreneur Nurse) adalah Perawat yang melakukan aktivitas wirausaha. Seorang entrepreneur nurse memiliki kemampuan untuk berfikir kreatif serta imajinatif ketika ada sebuah peluang usaha dan bisnis baru.

Kelebihan Menjadi seorang entrepreneur nurse yaitu :
Memiliki Kesempatan untuk mewujudkan cita-cita.
Memiliki Kesempatan untuk menciptakan perubahan.
Untuk menuai keuntungan yang mengesankan.
Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan untuk usaha Anda.
Dapat melakukan apa yang disukai dan dapat memanfaatkan hasilnya untuk kebaikan.

AYO# saatnya bangkit perawat wirausahawan (Nurse Entrepreneur).
Perawat senior, perawat pemula maupun calon perawat, semua berhak & bisa Menjadi Nurse Entrepreneur.

Tindak lanjut apa yang segera kita lakukan untuk mewujudkan perawat wirausahawan (Nurse Entrepreneur) ?
Agar lebih terarah dan fokus, kita akan membentuk kelompok belajar online khusus "perawat wirausahawan".
Di kelompok belajar online (KBO) nantinya kita belajar bersama, saling share ilmu & pengalaman; tips, trik, strategi dan cara memulai serta termasuk teknik-teknik pemasaran di dunia sosmed/internet agar pendapatan/income setiap perawat wirausahawan (nurse entrepreneur) semakin meningkat dan berkembang.

Setuju & Siap ?
Silahkan nyatakan ide/pendapat dan kesediaannya di kolom komentar di bawah.
Atau bisa juga mengunjungi postingan saya di grup facebook ---> Suara Perawat (SUPER)

Terimakasih, salam super.
Firman Tel


Komentar

Poskan Komentar

Pos populer dari blog ini

Perawat Kecam Sikap Arogansi Gubernur Jambi Zumi Zola

Suaraperawat.com, Jakarta._ Menanggapi sikap dari Gubernur Jambi, Zumi Zola menuai ribuan protes serta kecaman dari puluhan ribu perawat yang tergabung dalam komunitas perawat di sosial media.

Mereka menilai Zumi Zola mengamuk, menghardik dan membanting kursi, pukul meja bahkan juga menendang tempat sampah saat ia keluar dari ruangan petugas jaga rumah sakit adalah perbuatan yang sangat blunder dan penuh arogansi.

"Kepada orang biasa saja tidaklah patut berbuat demikian , mirip seperti menggebah ayam yang masuk ke pekarangan, apalagi terhadap perawat dan dokter yang merupakan orang-orang terdidik. Dan sikap arogansi ini dilakukan oleh seorang gubernur", komentar salah satu supers di grup Suara Perawat.

Kronologis kejadiannya adalah ketika orang nomor satu di Jambi ini inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (20/1), dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Ia mendapati pegawai tugas jaga, perawat dan dokter yang tidur, lalu ia mengamuk, menghardik serta membanting kursi dan pukul meja…

SURAT TERBUKA KAMI ”SUARA PERAWAT INDONESIA” UNTUK BAPAK GUBERNUR ZUMI ZOLA YANG TERHORMAT

Minggu 22 januari 2017 terus ramai perbincangan di media sosial mengenai bapak gubernur yang terhormat bapak Zumi Zola terkait sidaknya ke RSUD Raden Mataher Jambi, dan beredar pula vidio yang berdurasi kurang lebihnya 3 menit, banyak kontroversi dari para netizen dalam menanggapi vidio tersebut.

Terlepas dari semua kasus ini, biarlah profesi kami profesi tenaga kesehatan yang khususnya kami perawat indonesia menjadi sebuah ajang evaluasi, evaluasi kami di berbagai lini, semoga dari kejadian ini akan menjadi hikmah buat kami tenaga kesehatan khusunya kami perawat indonesia.


Dear bapak gubernur yang terhormat,
Dalam melakukan sidak dan mengevaluasi kami selaku tenaga kesehatan khusunya kami Perawat Indonesia, perlakukanlah kami sebagai profesi perlakukanlah kami sebagai manusia, kami masih mempunyai hati dan perasaan, kesalahan kami bukanlah kesalahan seperti maling bahkan koruptor yang benar-benar hina yang menyengsarakan rakyat.

Dalam melakukan evaluasi tidak harus dengan intonasi …

Perawat Shift Malam Beresiko Tinggi Terkena Penyakit Jantung Koroner

Para peneliti menemukan bahwa perawat yang mendapatkan shift malam selama 10 tahun atau lebih, beresiko 15 persen terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dengan wanita yang jarang mendapatkan jaga malam.

“Ada sejumlah faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. Seperti merokok, pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik dan indeks massa tubuh yang tinggi. Kami masih melihat peningkatan risiko penyakit jantung koroner yang berhubungan dengan kerja shift,” kata pemimpin peneliti, Celine Vetter, seperti dilansir laman NBC, Kamis (26/5).

Sementara, The International Agency for Research on Cancer mengatakan, bahwa kerja shift malam mungkin menyebabkan kanker. Ini dikaitkan dengan kanker payudara dan jenis kanker lainnya serta diabetes dan gangguan tidur.

Untuk studi ini, para peneliti melihat dua studi kesehatan perawat wanita sejak 1976. Setiap dua tahun, lebih dari 300 ribu perawat atau mantan perawat melaporkan kesehatan dan kebiasaan mereka.

Tim peneliti mendefinisikan penyak…